Membangun sebuah bisnis atau perusahaan bukan perkara mudah, butuh kesungguh-sungguhan untuk membangunnya. Tapi bukan mustahil seorang yang tidak memiliki basic bisnis di dalam hidupnya bisa membangun perusahaan yang diidamkan banyak orang. Pada kesempatan kali ini Ranger Dila ingin memaparkan konsep bagaimana membangun sebuah perusahaan serta tujuan akhir yang ingin dicapai sesuai dengan pemikirannya setelah dapat wangsit dari leluhur hhe. Konsep yang telah dibuat juga disajikan kedalam bentuk ilustrasi yang ada di bawah ini, tujuannya agar lebih mudah di mengerti.

Oke Yuk mulai!
Step yang pertama kita menggunakan kata kunci "GIVE" ada lima buah give yang harus kita berikan dalam membangun sebuah perusahaan, yaitu give your ideas, give your time, give your money, give your thinking strategy, dan give your care. "GIVE"  itu bisa kita katakan sebagai modal awal. Modal untuk kita membangun perusahaan tanpa terlalu lama bereuforia didalamnya, tapi tentu saja harus ada target capaian untuk bisa masuk ke tahap selanjutnya. Memberikan ide-ide untuk produk yang unik, memberikan waktu untuk dedikasi didalam bekerja, memberikan uang untuk kebutuhan fisik perusahaan, memberikan pemikiran strategi untuk langkah-langkah mengambil keputusan bisnis, dan memberikan kepedulian untuk bisa sama-sama susah senang bersama tim dalam membangun perusahaan.

 

Dalam membangun bisnis, kita harus punya target capain untuk apa saja yang harus kita raih, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang agar kita terpacu untuk melakukan hal yang lebih besar.

Setelah benar-benar total dalam "GIVE" tersebut dengan bersusah payah dan memakan banyak energi, kita harus berfikir untuk menjalankan bisnis kita tanpa kita harus terjun langsung disana. Oleh karena itu dalam tahap awal startup bisnis memang harus dipikirkan target capaian. 
Masuk ke step 2 yaitu menggunakan kata kunci "HAVE". Have A System adalah ketika kita bisa meneruskan atau mendelegasikan bisnis kita kepada orang lain, yang biasa disebut karyawan, ketika kita sudah punya pondasi ke lima "GIVE" tadi yang kuat dengan ide, strategi, kepedulian antar tim sehingga bisa menciptakan kultur perusahaan yang menyenangkan, akhirnya bisnis kita akan sangat diinginkan walaupun produk masih belum jelas tapi dengan kultur perusahaan yang menyenangkan akan banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan tersebut dengan mendapat karyawan yang terbaik di bidangnya.
Setelah kita punya sistem dan tim yang kuat, sebagai owner bisa punya waktu banyak untuk memikirkan produk lain yang lebih unik yup Have An Unique Product yang memang jadi solusi bagi permasalahan di masyarakat. Jika produk tersebut berhasil diciptakan dan memang di rasakan manfaatnya oleh masyarakat perusahaan kita akan Have A Good Brand dan perusahaan juga produk kita bisa diterima dan menginspirasi. Well semua itu akhirnya akan dijalankan oleh sistem tadi dengan orang-orang terbaik di dalamnya.

 

Bisnis itu adalah sebuah proses, setelah kita berhasil merealisasikan ide-ide kita kedalam sebuah produk, buat menjadi good brand dan biarkan sistem yang menjalankan bisnismu.

Masuk ke step ke 3 yaitu "JUST" "THINK" and "SAVE".
Didalam step ini kita hanya tinggal mengortrol bisnis kita, kita bisa bersantai memanjakan diri dan bisa punya banyak waktu untuk keluarga, kita juga bisa menyimpan energi kita untuk memikirkan ide-ide selanjutnya dan memikirkan bisnis selanjutnya dengan step awal tadi sehingga bisa menambah pendapatan lalu membuka lapangan kerja baru, mensejahterakan banyak orang dan terutama agar bisa membahagiakan orang-orang terdekat kita.

 

Bisnis memang erat dengan profesionalisme, tapi jika kamu menjadikan visi dan misi bisnismu untuk sebuah tujuan mulia itu sungguh luar biasa.

Semoga bisa menginspirasi Avlovers semua untuk memulai bisnisnya ya ^^