A Good User Interface

memiliki tingkat konversi tinggi dan mudah digunakan.
Berikut adalah daftar menjalankan ide-ide praktis untuk mencoba :


 

1. Cobalah menggunakan layout 1 kolom dibandingkan dengan multi-kolom

Menggunakan 1 kolom layout akan memberikan keleluasaan kontrol dengan apa yang anda jelaskan. Dan juga memberikan bimbingan terhadap pembaca agar lebih fokus dengan apa yang mereka baca.
Berbeda jika dibandingkan dengan multi-kolom yang memiliki resiko melewatkan pesan inti yang ingin disampaikan. Bimbing pembaca dengan kalimat yang menarik dan akhiri dengan tombol tahapan selanjutnya.

2. Berikan Hadiah bukan memberikan penjualan langsung.

Salah satu cara untuk mendapatkan calon kustomer ialah bersikap ramah,
Sikap ramah seperti menyediakan pelanggan dengan hadiah dapat memperbesar peluang untuk mendapatkan kustomer. Namun jika ditelaah lebih dalam, Memberikan hadiah juga merupakan taktik persuasi yang efektif yang didasarkan pada hubungan timbal balik.
Seperti contohnya, bersikap baik kepada seseorang dengan menawarkan tanda penghargaan kecil bisa memperbesar kemungkinan kepada seseorang tersebut untuk kembali kepada penawaran yang kita berikan.

 

 

3. Gabungkan fungsi yang sama dibandingkan memisahkannya

Dengan banyaknya elemen dan fitur yang kita berikan didalam web tersebut,  terkadang kita melupakan bahwa fungsi yang sama hadir dalam halaman yang sama mungkin hanya dibedakan dengan warna, tombol ataupun elemen UI lainnya. Cobalah untuk menghindari ini disetiap halamannya.

 

 

4. Gunakan Testimoni dari klien dibanding berbicara tentang diri sendiri

Testimoni dari lingkungan sekitar (klien) adalah taktik yang ampuh untuk mendongkrak kepercayaan calon kustomer. Melihat apa yang dikatakan oleh klien anda terdahulu dan membicarakan apa yang anda berikan merupakan cara terbaik untuk berlanjut ke tahap selanjutnya.

 

5. Coba untuk mengulang Kegiatan inti (primary action) yang anda tawarkan.

Melakukan pengulangan terhadap apa yang anda kerjakan dan aplikasikan kedalam halaman-halaman yang penting. Namun jangan sampai anda melakukannya berlebihan, contohnya melakukan pengulangan 10x didalam halaman yang sama.
Tidak ada salahnya untuk menggunakan tombol action di atas, dan satu lagi ditempatkan di bawah.
Jadi, ketika orang menuju ke bawah halaman, mereka berhenti dan berfikir apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. maka potensi untuk mendapatkan penawaran menjadi lebih terbuka.

 

 

6. Coba bedakan style antara tombol yang bisa diklik dan item yang terpilih dibandingkan dengan menyamarkannya.

Style visual seperti warna, tingkat kedalaman dan kontras bisa digunakan untuk membantu user agar mengerti tentang navigasi dari interface : dimana saya berada, dan kemana saya akan pergi. diharapkan agar komunikasi lebih jelas terhadap user, style dari tombol yang dapat di klik (link atau tombol), item yang dipilih, dan teks harus bisa dibedakan dengan jelas dan tetap konsisten. didalam contoh gambar, saya memilih warna biru untuk elemen-elemen yang dapat di-klik, dan hitam untuk elemen yang dipilih atau mengindikasikan dimana mereka berada. Jika diterapkan dengan baik, maka user akan mudah untuk memahami interface dari website tersebut. Dan janganlah membuat mereka kesulitan.

 

 

7. Coba beri Rekomendasi dibanding hanya memberikan berbagai pilihan

Ketika melihat beberapa tawaran, dan menekankan produk yang diberi rekomendasi merupakan ide yang baik bagi orang yang kurang mengerti. Saya percaya ada beberapa studi psikologi di luar sana yang menunjukkan bahwa lebih banyak pilihan yang ada, maka semakin rendah kemungkinan keputusan dibuat dan ditindaklanjuti. Maka, cobalah menekankan dan menyoroti pilihan tertentu atas orang lain.

 

8. Coba berikan pilihan Undo dibanding memberikan konfirmasi.

Bayangkan bahwa Anda hanya menekan tombol action atau link. Undo akan lebih mengerti user awal dengan menawarkan kembali pada action utama ketika terjadi kesalahan kecil atau ketidaksengajaan user dalam mengisi formulir ataupun pilihan lainnya. Membuat pengguna merasa lebih memegang kendali dengan memberikan pilihan untuk membatalkan tindakan dan tidak meminta konfirmasi jika memungkinkan.

 


 

9. Lebih fokus kepada umur target dibandingkan untuk semua kalangan.

Apakah target market anda untuk semua kalangan atau hanya kalangan tertentu ? Ini adalah percakapan awal dimana produk atau layanan yang anda berikan akan berada. Dengan mengkomunikasikan kriteria calon kostumer, anda akan merasa lebih fokus dan eksklusif.

 

 

10. Cobalah dengan kalimat langsung

Jika isi pesan dari kalimat mengginakan tanda tanya, menggunakan kata “mungkin”, “perhaps/maybe”, “tertarik ?”, dan “maukah ?”. Itu akan sedikit memberikan keraguan kepada calon kustomer. Diperlukan kalimat-kalimat langsung agar memberikan tingkat kepercayaan calon kustomer. 

 

 

11. Coba Berikan Kontras Lebih dibandingkan kemiripan.

Untuk menggiring user ketahapan lebh lanjut, diperlukan UI yang lebih kuat dibandingkan sekitarnya.
Salah satu caranya ialah memberikan Kontras warna yang lebih terhadap elemen tersebut. 

 

 

12. Coba Menampilkan Dimana "Produk" Dibuat

Mengindikasikan dimana anda berada, produk atau layanan yang anda tawarkan adalah bagian yang tidak terpisahkan untuk mengkomunikasikan ke tahap yang lebih personal. Menyebutkan Negara, Provinsi atau Kota asal adalah cara yang lebih orang sukai untuk merepresentasikan tentang dirinya.

 

 

13. Coba Minimalisir Formulir pengisian.

Cobalah untuk meminimalisir formulir pengisian untuk menghindari pengunjung yang pergi dikarenakan melihat terlalu banyaknya formulir yang harus mereka isi.
Semakin sedikit formulir yang terlihat maka semakin mengurangi intensitas pengunjung yang pergi.

 

 

14. Coba Menampilkan Opsi dibanding dengan menyembunykannya.

Setiap pull down menu yang Anda gunakan, menyembunyikan serangkaian action di mana memerlukan upaya untuk menemukannya. Cobalah untuk menggunakan menu pull-down untuk pilihan yang dapat diprediksi dan tidak memerlukan pembelajaran baru seperti : set tanggal dan referensi waktu (ex: kalender) atau set geografis. Kadang pull down item menu juga dapat bekerja untuk UI yang menggunakan pengulangan.


 

15. Coba Sugestikan Kontinuitas

Scrolling halaman yang panjang itu baik, namun berhati-hatilah dengan para pengunjung yang mempunyai asumsi bahwa halaman web sudah berada dipaling bawah, padahal masih ada sesi lain dibawah itu. Jika halaman anda di scroll, cobalah berikan tampilan pola atau ritme bahwa user masih bisa membaca atau ada bacaan selanjutnya di bawah halaman tersebut.

 

 

16. Coba untuk Lebih Fokus dibandingkan dengan banyak link

Mudah saja membuat halaman mempunyai banyak link. Namun ingat tujuan utama dari kita adalah menyampaikan pesan utama agar user dapat membacanya.
Hapuslah link-link yang tidak perlu berada di halaman tersebut karena akan membuyarkan fokus para pembaca.


 


THANK YOU !

Source : http://ht.ly/mtHuG